WahidSahidu Blog |
- Kumpulan puisi cinta dan rayuan terindah
- Facebook Akan Merilis Tombol "Benci"
- Perbedaan Kurikulum 1994 dan KTSP
- Tips Jitu Rayuan Maut Untuk Alexa
| Kumpulan puisi cinta dan rayuan terindah Posted: 04 Apr 2012 06:41 AM PDT Puisi cinta dan rayuan terindah-Kumpulan puisi cinta dan rayuan terindah-Kumpulan puisi cinta dan rayuan terindah.Ada pepatah bilang "Ada satu kata yang membebaskan kita dari segala beban dan kesakitan. Kata itu adalah CINTA." Baja juga yang berikut ini: Kumpulan puisi cinta dan rayuan terindah Berbicara tentang cinta semua orang pasti pernah merasakan apa itu cinta. Entah itu cinta dari orang tua, teman atau lawan jenis yang menimbulkan perasaan suka, sayang, perhatian dan sebagainya. Untuk itu, saya akan berbagi sedikit tentang Pantun Cinta. ![]() Kumpulan puisi cinta dan rayuan terindah
meski hanya buah jambu tapi ini bisa diramu meskipun jarang ketemu cintaku hanya untukmu
meski aku sudah kenyang tetap harus minum jamu perempuan yang ku sayang bolehkah aku bertamu
Pulangnya naik delman, Sampe di rmh langsung nangis. Makanya gw mw ngucapin, Met bobo manis.. ;-)
kembang gula di perigi untuk aku minum jamu kemana pun kamu pergi aku slalu rindu kamu
wahai serulig buluh perindu suaranya memikatku wahai gadis pujaanku aku sangat cinta kamu
jalan-jalan ke kota paris banyak rumah berbaris-baris biar mati diujung keris asal dapat dinda yang manis…
jika aku seorang pemburu anak rusa kan kudapati jika dinda merasa cemburu tanda cinta masih sejati
Mata genit beradu pandang senyum adik menggoda abang ayolah dik kita melayang menuju negri jauh di sebrang
Anak ayam belajar berenang Anak itik di paya bakau Mulut menyebut hati terkenang Rindukan adik jauh di rantau
Bila cinta sudah melekat Tahi onta serasa coklat
Mulanya duka kini menjadi lara Teman tiada hanyalah sendu Bila rindu mulai membara Itulah tanda cinta berpadu
Paling cakep burung gelatik Di atas awan terbang melayang Emang banyak wanita cantik Cuman ade yang abang sayang
Di pinggir kolam makan bubur Jangan lupa pakai keripik Dari semalem aye ga bisa tidur Selalu teringat wajah mu yg cantik
Nasi uduk masih anget Beli nye di pinggir jalan Yang lagi duduk manis banget Boleh ga kite kenalan
Malam minggu malam yang panjang, saling berkunjung jumpa kerabat.. Yang ditunggu pun kini telah datang, walau hujan hati terasa hangat.. Tanjung perak kapale kobong,... Monggo pinarak kamare kosong..
Nasi uduk masih anget Beli nye di pinggir jalan Yang lagi duduk manis banget Boleh ga kite kenalan
Jambu merah di dinding Jangan marah just kidding
Semoga Kumpulan puisi cinta dan rayuan terindah tersebut mampu membangkitkan kembali gairah cinta sejati Anda. Baca juga Kumpulan Kata Bijak yang mudah-mudahan akan sangat berguna untuk Anda. Sumber: [http://www.lintascerita.com] |
| Facebook Akan Merilis Tombol "Benci" Posted: 04 Apr 2012 06:30 AM PDT Facebook Akan Merilis Tombol "Benci"-Facebook Akan Merilis Tombol "Benci"-Facebook adalah situs jejaring sosial yang sudah tidak asing lagi bagi kita-kita ini. Didalam status facebook biasanya terdapat tombol suka/like dan komentar. Saat ini Facebook sedang ingin menambah satu tombol lagi yaitu tombol Hate/Benci. Jika anda tidak menyukai status orang tersebut anda dapat menekan tombol Hate pada status orang tsb. Facebook Akan Merilis Tombol "Benci" Berdasarkan sumber dari TechCrunch, pengguna Facebook saat ini mampu menghasilkan 2,7 miliar klik tombol "Like" dan komentar per hari. Facebook berharap dengan hadirnya tombol Benci atau Hate akan menaikan klik pengguna situs jejaring sosial hingga setidaknya 2 kali lipat. Halaman populer Facebook seperti milik Lady Gaga atau klub sepak bola Manchester United, masing-masing mampu menghasilkan klik tombol Suka hingga 20 juta. Facebook mempertimbangkan bahwa tak semua orang menyukai halaman tersebut atau sebuah posting pengguna lain, sehingga dapat mengklik tombol Benci atau Hate. Seperti yang dikutip dari TechCrunch, ketika tombol Like atau Suka pertama kali diluncurkan, Mark Zuckerberg berani memprediksi hingga 1 milyar klik tombol Suka dalam 24 jam pertama. Sumber dari Facebook mengatakan bahwa Mark Zuckerberg berani memprediksi hingga 2 milyar klik tombol Benci atau Hate pada hari pertama. Tombol kecil seperti Like atau Suka mampu menghasilkan pendapatan yang cukup besar bagi Facebook, pengenalan tombol Hate atau Benci diperkirakan juga akan menaikan pendapatan perusahaan secara signifikan. Beberapa sumber mengatakan bahwa tombol Benci masih belum pasti, karena masih diperdebatkan oleh berbagai kalangan di perusahaan jejaring sosial ini. Facebook sendiri saat ini belum memberikan komentar secara resmi mengenai hadir tidaknya tombol Hate atau Benci yang dinilai cukup kontroversial. Sumber: [http://blackangelsyndicate.blogspot.com/2012/04/facebook-akan-merilis-tombol-benci.html] |
| Perbedaan Kurikulum 1994 dan KTSP Posted: 04 Apr 2012 06:10 AM PDT Perbedaan Kurikulum 1994 dan KTSP-Perbedaan Kurikulum 1994 dan KTSP.yang kali ini ane akan bahas oh ya karena ini adalah tugas kuliah ane langsung aja sobat sekalian simak Perbedaan Kurikulum 1994 dan KTSP berikut ini: Baca juga yang satu ini: 5 Aksi Keterlaluan saat Demo Kenaikan BBM A. Kurikulum 1994 Kurikulum 1994 dibuat sebagai penyempurnaan kurikulum 1984 dan dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang no. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Hal ini berdampak pada sistem pembagian waktu pelajaran, yaitu dengan mengubah dari sistem semester ke sistem catur wulan. Dengan sistem catur wulan yang pembagiannya dalam satu tahun menjadi tiga tahap diharapkan dapat memberi kesempatan bagi siswa untuk dapat menerima materi pelajaran cukup banyak. Terdapat ciri-ciri yang menonjol dari pemberlakuan kurikulum 1994, di antaranya sebagai berikut. Pembagian tahapan pelajaran di sekolah dengan sistem catur wulan Pembelajaran di sekolah lebih menekankan materi pelajaran yang cukup padat (berorientasi kepada materi pelajaran/isi) 1. Filosofi Ralph Tyler (1949) mengemukakan asas yang digunakan sebagai landasan untuk pengembangan kurikulum yaitu azas filosofis yakni filsafat suatu bangsa. Bagi bangsa Indonesia, azas filosofisnya adalah pancasila. Filsafat memegang peranan penting dalam pengembangan kurikulum. Sama halnya seperti dalam Filsafat Pendidikan, Ella Yulaelawati (2003), mengenalkan berbagai aliran filsafat, seperti : perenialisme, essensialisme, eksistesialisme, progresivisme, dan rekonstruktivisme. Dalam pengembangan kurikulum pun senantiasa berpijak pada aliran – aliran filsafat tertentu, sehingga akan mewarnai terhadap konsep dan implementasi kurikulum yang dikembangkan. Perenialisme lebih menekankan pada keabadian, keidealan, kebenaran dan keindahan dari pada warisan budaya dan dampak sosial tertentu. Pengetahuan dianggap lebih penting dan kurang memperhatikan kegiatan sehari-hari. Pendidikan yang menganut faham ini menekankan pada kebenaran absolut , kebenaran universal yang tidak terikat pada tempat dan waktu. Aliran ini lebih berorientasi ke masa lalu. Kurikulum 1994 sesuai dengan aliran filsafat perenialisme, karena pada kurikulum 1994 lebih fokus kepada aspek kognitif dan mengabaikan aspek-aspek lainnya. 2. Tujuan Secara umum tujuan diterapkannya kurikulum 1994 adalah meningkatkan mutu pendidikan melalui siswa mampu menguasai materi yang diberikan, bahan ajar berdasarkan TIU (Tujuan Institusional Umum) dan TIK (Tujuan Institusional Khusus) dan menyiapkan siswa melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Pada kurikulum 1994 muncul istilah CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif). Kegiatan belajar cenderung di dalam kelas, mengejar target berupa materi yang harus dikuasai, berorientasi kognitif. Bahan ajar yang akan disampaikan oleh guru harus berdasarkan pada TIU dan TIK (tujuan pembelajaran). Selain itu, kurikulum 1994 bertujuan untuk membekali siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 3. Materi Kurikulum 1994 bersifat populis, yaitu memberlakukan satu sistem kurikulum untuk semua siswa di seluruh Indonesia dalam artian materi pembelajaran ditentukan oleh pemerintah. Kurikulum ini bersifat kurikulum inti sehingga daerah yang khusus dapat mengembangkan pengajaran sendiri disesuaikan dengan lingkungan dan kebutuhan masyarakat sekitar. Dalam pelaksanaan kegiatan, guru hendaknya memilih dan menggunakan strategi yang melibatkan siswa aktif dalam belajar, baik secara mental, fisik, dan sosial supaya tercapai target. Dalam mengaktifkan siswa guru dapat memberikan bentuk soal yang mengarah kepada jawaban konvergen, divergen (terbuka, dimungkinkan lebih dari satu jawaban), dan penyelidikan. Dalam pengajaran suatu mata pelajaran hendaknya disesuaikan dengan kekhasan konsep/pokok bahasan dan perkembangan berpikir siswa, sehingga diharapkan akan terdapat keserasian antara pengajaran yang menekankan pada pemahaman konsep dan pengajaran yang menekankan keterampilan menyelesaikan soal dan pemecahan masalah. Pengajaran dari hal yang konkrit ke hal yang abstrak, dari hal yang mudah ke hal yang sulit, dan dari hal yang sederhana ke hal yang komplek. Pengulangan-pengulangan materi yang dianggap sulit perlu dilakukan untuk pemantapan pemahaman siswa. Selama dilaksanakannya kurikulum 1994 muncul beberapa permasalahan, terutama sebagai akibat dari kecenderungan kepada pendekatan penguasaan materi (content oriented), di antaranya sebagai berikut. Beban belajar siswa terlalu berat karena banyaknya mata pelajaran dan banyaknya materi/substansi setiap mata pelajaran. 4. Proses Pembelajaran Pada kurikulum 1994 muncul istilah CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif). Kegiatan belajar cenderung didalam kelas. Proses pembelajaran bersifat klasikal dengan tujuan menguasai materi pelajaran. Guru dianggap sebagai pusat dari pembelajaran, karena guru menyampaikan materi hanya menggunakan satu metode saja, yaitu metode ceramah. Oleh karena itu guru dianggap sebagai pusat pembelajaran. Metode yang digunakan mengajar cenderung monotone yaitu ceramah, tidak menggunakan metode-metode lain yang melibatkan siswa aktif. Guru mengajar hanya mengejar target berupa materi yang harus dikuasai dan berorientasi kognitif. 5. Cara Penilaian Pada kurikulum 1994 cara penilaian di fokuskan pada aspek kognitif, pemahaman siswa tentang materi. Penyusunan bahan penilaian didasarkan pada tujuan perkelas dan persemester. Pada kurikulum ini, keberhasilan siswa diukur dan dilaporkan berdasarkan perolehan nilai yang dapat diperbandingkan dengan sisa lain. Evaluasi pelajaran dilaksanakan dengan teknik paper dan pecil test B. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pelaksanaan KBK masih dalam uji terbatas, namun pada awal tahun 2006, uji terbatas tersebut dihentikan. Dan selanjutnya dengan terbitnya permen nomor 24 tahun 2006 yang mengatur pelaksanaan permen nomor 22 tahun 2006 tentang standar isi kurikulum dan permen nomor 23 tahun 2006 tentang standar kelulusan, lahirlah kurikulum 2006 yang pada dasarnya sama dengan kurikulum 2004. Perbedaan yang menonjol terletak pada kewenangan dalam penyusunannya, yaitu mengacu jiwanya desentralisasi sistem pendidikan. Pada kurikulum 2006, pemerintah pusat menetapkan standar kompetensi dan kompetensi dasar, sedangkan sekolah dalam hal ini guru dituntut untuk mampu mengembangkan dalam bentuk silabus dan penilaiannya sesuai dengan kondisi sekolah dan daerahnya. Hasil pengembangan dari semua mata pelajaran, dihimpun menjadi sebuah perangkat yang dinamakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Penyusunan KTSP menjadi tanggung jawab sekolah di bawah binaan dan pemantauan dinas pendidikan daerah dan wilayah setempat. 1. Filosofi Ralph Tyler (1949) mengemukakan asas yang digunakan sebagai landasan untuk pengembangan kurikulum yaitu azas filosofis yakni filsafat suatu bangsa. Bagi bangsa Indonesia, azas filosofisnya adalah pancasila. Filsafat memegang peranan penting dalam pengembangan kurikulum. Sama halnya seperti dalam Filsafat Pendidikan, Ella Yulaelawati (2003), mengenalkan berbagai aliran filsafat, seperti : perenialisme, essensialisme, eksistesialisme, progresivisme, dan rekonstruktivisme. Dalam pengembangan kurikulum pun senantiasa berpijak pada aliran – aliran filsafat tertentu, sehingga akan mewarnai terhadap konsep dan implementasi kurikulum yang dikembangkan. Rekonstruktivisme merupakan elaborasi lanjut dari aliran progresivisme. Pada rekonstruktivisme, peradaban manusia masa depan sangat ditekankan. Di samping menekankan tentang perbedaan individual lebih jauh menekankan tentang pemecahan masalah, berfikir kritis dan sejenisnya. Aliran ini akan mempertanyakan untuk apa berfikir kritis, memecahkan masalah, dan melakukan sesuatu ? Penganut aliran ini menekankan pada hasil belajar dari pada proses. KTSP sesuai dengan filsafat Rekonstruktivisme. Pada beberapa negara dan khususnya di Indonesia, tampaknya mulai terjadi pergeseran landasan dalam pengembangan kurikulum, yaitu dengan lebih menitikberatkan pada filsafat rekonstruktivisme. 2. Tujuan Secara umum tujuan di terapkannya KTSP adalah untuk memadirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui pemberian kewenangan ( otonomi kepada lembaga pendidikan dengan demikian melalaui KTSP diharakan dpat mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif dalam mengembangkan kurikulum seperti yang kita ketahui dalam model mengelolaan kurikulum yang tersentralistis seperti kurikulum yang pernah berlaku di Indonesia. Secara khusus, tujuan diterapkannya KTSP adalah : meningkat mutu pendidikan melalui kemadirian dan inisiatif sekolah dalam mengembangkan kurikulum, mengelola, dan memberdayakan sumber daya yang tersedia. Dengan ini diharapkan setiap komponen sekolah baik kepala maupun guru-guru dituntut untuk lebih aktif dan kreatif melakukan berbagai upaya agar semua kebutuhan sekolah terpenuhi. Peningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam pengembangan kurikulum melaui pengambilan keputusan bersama. Meningatkan kopetisi yang sehat antar satuan pendidikan tentang kualitas pendidikan yang akan dicapai. Sekolah dengan KTSPnya tidak lagi hanya berfungsi sebagai pelaksana kurikulum yang telah di atur pusat akan tetapi juga sebagai pengambil keputusa tentang pengembangan dan implementasi kurikulum. 3. Materi Materi pembelajaran berkaitan dengan bahan pelajaran yang harus dikuasai siswa harus sesuai dengan kompetensi pembelajaran. Materi pembelajaran ditentukan oleh sekolah berdasarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Dalam KTSP, guru tidak diharuskan menyampaikan semua materi pembelajaran tetapi pembelajaran harus mencapai kompetensi. KTSP tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga fokus pada aspek psikomotor dan afektif siswa. Materi pembelajaran disusun berdasarkan karakteristik mata pelajaran, perkembangan peserta didik dan sumber daya yang tersedia. Artinya guru harus aktif dan kreatif untuk mencapai kompetensi pembelajaran. 4. Proses Pembelajaran Dalam KTSP, pengalaman pembelajaran menggunakan metode yang bervariasi, hal ini disebabkan karena cara belajar peserta didik berbeda-beda. Metode yang digunakan seperti ceramah interaktif, presentasi, diskusi kelas, diskusi kelompok, pembelajaran kolaboratif dan kooperatif, demonstrasi, eksperimen, observasi di sekolah, ekplorasi dan kajian pustaka atau internet, tanya jawab, atau simulasi. Guru bertindak hanya sebagai fasilitator dan siswa sebagai subjek pendidikan. Kegiatan pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas tetapi juga di luar kelas agar siswa tidak merasa bosan dalam menerima pelajaran. Tetapi hal yang harus diingat, pembelajaran harus didasarkan pada kompetensi dasar yang harus dicapai 5. Cara Penilaian Evaluasi dalam KTSP di arahkan bukan hanya sekedar untuk mengukur keberhasilan setiap siswa dalam pencapaian hasil belajar, tetapi juga untuk mengumpulkan informasi tentang proses pembelajaran yang idlakukan oleh setiap siswa. Memfokus pada tiga aspek, yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Keberhasilan siswa diukur berdasarkan pencapaian kompetensi tertentu dan bukan atau perbandingan dengan hasil belajar siswa lain. Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan pembelajaran setiap guru tidak hanya menentukan tes sebagai alat evaluasi akan tetapi juga menggunakan nontes dalam bentuk tugas, wawancara dan dalam bentuk sebagainya. Referensi :Perbedaan Kurikulum 1994 dan KTSP 2008. eko13.wordpress.com. Dasar Dasar Kurikulum (Diakses 1 Maret 2010) 2010. wendie.mdm99@aimalumni.org (Diakses 1 Maret 2010) Akhmad Sudrajat. 2008. Landasan Kurikulum Muhammad Ali M. 2008. "Kurikulum dan Landasan Pengembangan" Sanjaya, wina. 2009. Kurikulum dan pembelajaran :teori dan praktik pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta : kencana |
| Tips Jitu Rayuan Maut Untuk Alexa Posted: 04 Apr 2012 01:33 AM PDT Tips Jitu Rayuan Maut Untuk Alexa-Rayuan Maut Untuk Alexa-Tips Jitu Rayuan Maut Untuk Alexa yang kali ini saya akan bahas, Layaknya seorang wanita ternyata Alexa juga ingin di rayu lho sama sobat blogger juga cieh cieh cieh, sobat pasti pengen Rank Alexanya makin hari makin kecil bukan gembrot seperti punya saya beberapa belakangan ini bukannya makin ramping ehh malah makin gembrot ini menandakan kurangnya perhatian wahidun blog untuk Alexa si genti, Namun kali ini spesial buat ngerayu Alexa agar kembali ramping lagi dengan beberapa rayuan Maut untuk Alexa, Mau tahu rayuan Rayuan Maut Untuk Alexa simak yang berikut ini: Tips Jitu Rayuan Maut Untuk Alexa
Berikut itu Tips Jitu Rayuan Maut Untuk Alexa mudah mudahan tips triks berikut ini dapat membantu sobat dalam merayu dan menurunkan berat badan Alexa |
| You are subscribed to email updates from Wahidun Blog To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |

0 komentar:
Posting Komentar